17 July 2007

Kueh Burayot

BAGIKAN
Dulu kalau saya habis pulang dari sungai Cimanuk, Ibu saya selalu menyimpan kueh pavorit yang manisnya minta ampun. Tapi, ketika ada teman yang menanyakan: "Ron..., makanan kesukaan kamu apa sih?". Dengan agak sedikit tersipu, saya menjawab: "Kueh burayot".

"Hahaha..., Burayot!" teman saya itu agak sedikit kaget dan keheranan.

Emang sih, agak sedikit pornografis. Karena burayot itu identik dengan sesuatu yang menggantung. Eit.., jangan aneh. Betul di kabupaten Garut, tempat saya lahir, ada kuliner yang unik dan lucu namanya, tetapi rasanya....emhh. Manis!

Heueuh..Burayot tea. Kue khas masyarakat Garut yang manis dan renyah karena digoreng dalam suhu yang amat panas. Tapi, bentuknya memang bikin kita ingin menahan tawa. Hehehe, ngaburayot. Akibatnya, calon istri saya sebelum menyukai kueh burayot sempat ngabirigidig terlebih dahulu. Jijik! tapi enak. Katanya sambil tersipu malu.
BAGIKAN

Penulis: verified_user

0 komentar: