13 April 2008

Pesan Buat Gubernur Jabar Ke Depan

BAGIKAN
oleh SUKRON ABDILAH

Malam ini tanggal 13 April urang Jawa Barat hampir selesai dari pesta. Setelah sekian bulan saya tidak menggunakan kata-kata yang dipatenkan pada kampanye Pilgub, saat bebas menggunakannya kembali. Hade, Aman, dan Da'i adalah kata-kata yang beberapa bulan ini jarang saya gunakan dalam pengajian.

Berdasarkan penghitungan cepat, pasangan Hade memimpin dengan perolehan suara sekitar 40 persen lebih. Tapi, entah siapa yang akan memimpin Jabar ke depan. Itu hanya berdasarkan quick count yang akurasinya jarang meleset. Kalau saja Hade memenangi kontes pemilihan gubernur ini, tentu saja saya mengharapkan ada perbaikan-perbaikan yang lebih membangun.

Seperti yang dikatakan oleh SBY, di rumahnya Cikeas, Bogor, bahwa siapapun yang terpilih menjadi Gubernur dan wakil Gubernur Jabar harus bisa menyejahterakan rakyatnya (http://tv.compas.com).

Ada juga teman saya, dari Pakidulan Jabar serta daerah Priangan yang mengatakan bahwa pemimpin Jabar ke depan harus peduli terhadap para petani. Lebih dari 30 persen masyarakat kita petani. Jadi, ada sekitar 10 juta lebih masyarakat Jabar yang menjadi petani. Belum lagi yang tidak terhitung.

Saya, lain lagi. Pemimpin Jabar Ke depan harus pro-linkungan dan peduli terhadap rakyat miskin. Apalagi, ada anggapan bahwa pemimpin Jabar tidak "meng-alit", tapi "meng-elit". Akhirnya, kepentingan rakyat menjadi semacam urusan yang perlu dibirokratisasi.

Selain itu, dari sisi kebudayaan juga jangan ditenggelamkan eksistensinya. Sebab, realitas Jabar di mata dunia adalah sebagai daerah bersemayamnya produk kebudayaan yang bisa mendatangkan investor. Ah,pokoknya kita tunggu saja nanti siapa yang akan memenangi pertarungan ini. Tapi, kalau merujuk penghitungan cepat (quick count), ya hari ini pemenangnya adalah Hade. Mereka pada jam 08-09 malam ini memimpin dengan perolehan suara sekitar 40, 27 persen (www.pikiran-rakyat.com). Atau sekitar 40, 36 persen menurut Litbang Kompas (www.kompas.com).

Kita tunggu saja siapa yang akan memenangkannya. Ulah poho kana akar budaya, pami tos cinukduk dina korsi kekuasaan. Eta mah dek Hade, Aman, atau Da'i. Pimpin Jawa Barat ku cara-cara anu bisa ngaronjatkeun harkat tur martabat urang Jabar kahareupna. Cag sakitu heula!
BAGIKAN

Penulis: verified_user

1 komentar:

MOHAMAD HAMZAH said...

dengan hormat,
pak gubernur tolong di perhatikan pegawai honorer yang sudah lama mengabdi di dinas pendidikan kab. cirebon seperti saya ini