25 March 2009

Berpikir sebelum Posting!?

BAGIKAN
Oleh SUKRON ABDILAH

Sebelum memposting tulisan, apakah saya harus berpikir terlebih dahulu? Jawabannya pasti “iya”. Sebab, pikiran adalah tanda bahwa saya seorang manusia. Itu juga yang menyebabkan saya dapat menuliskan beberapa artikel di blog pribadi dan media cetak daerah. Tanpa pikiran, saya akan rela ditempatkan sebagai orang gila dan bahkan seekor kerbau yang tidak pernah bisa menulis. Kecuali di film-film Walt Disney, hewan bisa menulis surat, bahkan nanti ada yang bisa ngeblog.

Seawam dan sepintar apa pun, seorang blogger sangat dan harus berpikir sebelum memposting. Kenapa dong? Karena ada pembaca yang memantau perkembangan blog-nya.

Pada sebulan yang lalu, saya misalnya, ditelpon seorang pembaca blog dari Jakarta.
Hehe…, kebetulan wanita lho. Tapi, jangan berpikir macam-macam. Saya masih setia kepada cais (calon istri), yang cantik, manis, baik, dan perhatian.
Pembaca blog saya itu, memprotes tampilan blog saya yang berwarna hitam, karena saya menggandrungi gerakan revolusi. “Ganti saja mas, tampilannya kok nggak enak dilihat?”, katanya.

Saja jawab, “ya okelah besok diganti.”

Sekarang, alhamdulillah saya mendapatkan template magazine dan pastinya tampilan sudah berubah. Tetapi, yang perlu diperhatikan blogger, selain tampilan blognya; juga harus berusaha memberikan konten yang berkualitas dan terpercaya. Saya, mengagumi konten weblog-nya mas Junaedi, karena ada semacam feature perjalanan dan artikel tentang daerah-daerah tertentu. Itulah salah satu contoh, weblog yang diisi dengan prinsip “think before posting”.

Tidak seperti blog saya, yang seakan hanya kumpulan artikel dan tulisan yang kadang serius, kadang nyantai, kadang-kadang gila. Ah, pokoknya berkaitan dengan hal remeh temeh; sekadar catatan kecil. Nggak besar. Karena kalau besar, pengunjungnya pasti ribuan orang.


BAGIKAN

Penulis: verified_user

0 komentar: