17 March 2009

Saya Mohon Doanya

BAGIKAN
Oleh SUKRON ABDILAH

Selamat malam, dari tadi sejak pukul 16.00-sekarang kepala saya pusing-pusing. Istilah orang Sunda jalangar. Mungkin, dari hari Sabtu sampai Senin saya tidak merehatkan kepala saya. Saya harus menyelesaikan tulisan 53 halaman 1 spasi selama 4 hari. Risikonya, saya jadi tidak enak kepala nih. Ditambah lagi, ketika membuka Kompasiana, saya membaca tulisan Prof Nurtjahjadi, Penulis itu berumur pendek. Saya kaget juga. Karena gejala-gejalanya sama dengan saya.Meskipun “jauh tanah ka langit” untuk membandingkan diri dengan Chairil Anwar. Tapi, saya “ngarenjag” ( Baca kaget) juga.

Mungkin karena banyak bergelut dengan ide-gagasan yang sebetulnya lebih capek ketimbang para pekerja kasar. Ketika pikiran diporsir, itu akan melupakan diri kita dari segala sesuatu: keteraturan hidup. Hari tadi dan malam ini saya merasakannya langsung. Mata saya jadi sedikit tidak enak untuk dibuka. Maunya terpejam terus. Warnanya juga merah seperti banteng ngamuk. Satu lagi yang bikin saya tidak enak tidur adalah kepala yang sakit seakan dihantam palu. Wuih…sakit benar.

Dengan tulisan ini, saya meminta doa dari kawan-kawan supaya kepala tidak pening lagi. Sebetulnya saya sudah janji ke kang Pepih untuk tidak menulis di Kompasiana selama dua minggu ini. Tapi, buktinya sekarang saya menulis: meskipun tentang saya sendiri, tetapi mungkin bisa dijadikan pelajaran buat kawan-kawan untuk teratur makan dan minum. Ayah saya juga wafat pada saat umurnnya masih terbilang muda. Karena kata ibu saya, ia sering terlihat bergelut dengan kitab, buku, dan pemikiran-pemikiran yang melelahkan.

Haruskah saya menghentikan kegiatan berpikir? Jangan to, entar kamu bukan manusia lagi Kron???? jawab teman saya ceplas-ceplos. Hehe…betul juga nih katanya. Tapi, untuk hari ini saya akan mencoba menjalani hidup seteratur mungkin. Eh…ngomong-ngomong, sakit kepala saya saat ini sedikit menurun lho kadarnya? Apakah ini yang dikatakan bahwa menulis bisa mengobati sakit kepala? hahaha yang ebnar saja. Eh…saya tadi sakit kepala; tetapi setelah beberapa paragraf ditulis sakit itu terasa menurun. Nggak tahu kalau sudah kembali ke kasur untuk tidur. Saya sakit kepala lagi nih…!

Malam ini…, saya sedang membayangkan harumnya kopi hitam. Tetapi membayangkan juga ketika sehat. Kenapa saya tidak banyak bersyukur dengan cara menjaga kesehatan?
Saya minta doanya dong…supaya bisa meredakan sakit ini.



BAGIKAN

Penulis: verified_user

0 komentar: