26 March 2009

Studi Ke Belanda? Mimpi Juga Tidak

BAGIKAN

Wah..., dulu emang sempat terbersit mau sekolah ke Belanda. Katanya sih, di Belanda itu semua kebudayaan Nusantara tersedia rapi di Museum. Nama museum-nya saya lupa lagi. Maklum.., saya berasal dari kampung di Jawa Barat. Bisa dibilang sangat bodoh untuk mengetahui negeri kincir angin ini alias Belanda. Yang jelas, kakek saya dan pada pelajaran sejarah di SD, Belanda pernah menjajah negeri super duper tropis di dunia. Apalagi di daerah Cikajang, Garut (Jawa Barat); cuaca dinginnya berampun-ampun deh.

Nah, karena alasan di Belanda itu ada terdapat kebudayaan Indonesia, saya jadi berpikir untuk bermimpi studi di Belanda. Ya.., meskipun hanya beberapa minggu. kalau diberi kesempatan mewujudkan mimpi ini, saya akan berkeliling melihat atau membeli "Kincir angin", kemudian akan dipasang di sekitar pesawahan. Ketika kemarau tiba, sejuk dan sawah tidak kekeringan lagi. Ini pesan dari keponakan saya yang berumur 12 tahun lho. Setelah memborong pernak-pernik dari Belanda, saya bisa mengcopy naskah Sunda beberapa judul saja. Ini oleh-oleh berharga buat suku Sunda di Jawa Barat.

Belanda, karena sebagian warganya pernah tinggal ratusan tahun di negeri kita (tepatnya nenek moyangnya). Tentunya ada ketertarikan rasa untuk mengunjunginya bahkan menimba ilmu di negeri Gert Wilders ini. Keren, kan, kalau saya pernah mengunjungi Belanda dan belajar tentang kebudayaan di sana. Itulah pendidikan yang sesungguhnya: saling memahami dan menghargai kebudayaan tiap bangsa.

Tapi, saya pikir itu hanya mimpi dan khayali. Karena saya dari kampung, wong deso, dan masyarakat terpinggir yang tidak bisa berbahasa asing. Hihi.., pasti nanti di sana saya akan banyak tidak mengertinya ketimbang memahami ucapan orang Walanda. Nah, daripada "memalukan" dan "memilukan", lebih baik mimpi studi di Belanda saya kubur dalam-dalam. Menurut orang Sunda, "Jauh tanah ka langit" yang dalam sastra melayu disebut sebagai "punduk merindukan bulan".

Segitu dulu, tulisan ini saya susun. Semoga saya tidak memenanginya!!! Tapi, saya harus mendapatkan kesempatan satu kali dalam hidup ini: Pernah mengunjungi negeri Belanda. Cihuyyyyyyyyyyy!
BAGIKAN

Penulis: verified_user

0 komentar: