1 April 2009

“Nangka Walanda” Ke Belanda

BAGIKAN

Oleh SUKRON ABDILAH

Kalau saya boleh berkhayal berkunjung ke negeri Belanda, dari Indonesia akan saya bawa Nangka Sirsak. Buah nangka ini di daerah saya, Garut, lebih populer dengan sebutan nangka “walanda”. Sabab musababnya menurut orang tua saya, buah nangka ini digemari oleh orang-orang Belanda.

Kata “walanda” digunakan untuk menyebut orang-orang Belanda. Jadi, meskipun nangka ini tumbuh di daerah saya, disebutlah nangka walanda. Bahkan, ada kemungkinan besar, nangka walanda juga benihnya dibawa oleh orang-orang Belanda. Itu baru kemungkinan. Karena saya bukan ahli tumbuhan, bukan juga ahli sejarah. Saya hanya seorang blogger dari kalangan warga biasa saja. Tidak lebih. Tidak juga kurang. Emmm…pokoknya gitu lah.

Nah, berkaitan dengan studi di Belanda, kalau saya diberi kesempatan pergi ke negeri kincir angin ini. Tentunya, buah nangka “walanda” bisa saya usahakan agar menyertai perjalanan. Meskipun dengan waktu yang cukup singkat, 2 minggu-an; saya akan menyempatkan diri mempromosikan buah nangka ini. Tapi, bukan untuk dijual. Ya…, dibagi-bagi saja. Kalau pun tidak boleh dibawa, satu buah juga rasanya cukup untuk melepaskan kerinduan saya kepada kampung halaman.

Karena saya hanya bisa berbahasa Inggris, “yes” dan “no” saja, sepertinya khayalan pergi ke negeri Belanda akan ditunda dulu. Nanti, kalau nilai TOEFL saya 550, baru deh saya akan berkhayal kembali. Asyik…pokoknya kalau pernah singgah ke negeri yang ratusan tahun menguasai Indonesia ini.

Saya yakin, di Belanda ada banyak warisan nenek moyang yang masih dilestarikan dengan baik. Utamanya berkaitan dengan kebudayaan Nusantara. Jadi, disamping mengetahui pendidikan di sana, saya bisa juga melihat secara langsung naskah kuno yang masih tersimpan di Belanda.

Studi di Belanda, hari ini, makin terus menancapkan diri di benak saya. Sampai-sampai ketika buang air besar di WC juga, kepikiran….”Belanda itu di mana ya?”
“Pereceeeetttt……..”
Ah…lega…!



BAGIKAN

Penulis: verified_user

4 komentar:

BandiT Kesiangan said...

Nangka Walanda? Di Samarinda dibilang Nangka Belanda mas bukan nangka walanda.. yang bener yang mana?

Sukron Abdilah said...

walanda adalah istilah lain yang digunakan warga Sunda untuk menyebut Belanda. kalau begitu ada kesamaan dengan yang terjadi di samarinda ya. makasih informasinya. salam blogger!

mer said...

'nangka walanda', kang Sukron pasti urang sunda nya? sami, kuring oge nyebatna 'walanda' (da urang dayeuhkolot tea) :)

janten hoyong nangka yeuh....

m, terdampar di sini dari link dari kompetiblog-nya neso.

Sukron Abdilah said...

sumuhun abdi Sunda asli...