19 July 2009

Buku Indie Label dan Kepuasan Eksistensial

BAGIKAN
Daripada kesal, mending melakukan sesuatu yang bermanfaat. Seminggu kemarin saya dibikin kesal karena tidak ada pekerjaan yang harus diselesaikan. Kebetulan teman saya, seorang editor di Mizan, berhenti karena memilih karir sebagai PNS. Praktis tidak ada naskah yang harus saya edit. Saya dibikin kesal deh. Berangkat dari kesal tersebut, saya berinisiatif mengumpulkan tulisan di blog. Termasuk beberapa tulisan di kompasiana.

Berbekal latihan otodidak menggunakan Pagemaker 7.0 dan Corel Draw – hehe masih 12 – saya pun mulai membuat sampul dan me-lay out tulisan-tulisan tersebut menjadi buku.

Ya, karena belum ada ongkos cetak, saya membuat versi e-booknya dulu. Saya memilih file PDF, karena katanya kebal dengan virus. Ke depan, kalau ada biaya, insyaallah dicetak menjadi sebuah buku. Tidak perlu banyak-banyak. Cukup 500 eksemplar saja. Konsep penerbitannya adalah Indie Label. Dijualnya juga di komunitas saya saja. Dengan modal 3 juta, 500 eksemplar sudah bisa saya pasarkan secara online maupun offline.

Satu kesan mendalam kenapa saya harus memberi judul kumpulan tulisan itu dengan
Total Blogging. Sebagai seorang blogger saya bebas mengekspresikan pendapat tentang satu persoalan secara apa adanya. Saya tidak tunduk pada kebijakan redaksional sebuah media massa atau penerbitan. Kadang, inilah yang menghalangi saya untuk mengirimkan artikel atau naskah buku ke suatu penerbit. Dan, ini juga yang dikritik teman saya, seorang mantan editor buku Remaja Mizan, Doel Wahab. Saya tidak bisa memutuskan apakah isi tulisan seseorang itu sesuai dengan keinginan pasar atau tidak. Karena dalam pemahaman saya, sejelek-jeleknya tulisan adalah buah karya seseorang. Dan, saya harus menghargainya.

Insyaallah bulan September naskah buku berjudul Total Blogging akan saya cetak.
Tentunya dengan penerbitan indie, Irfani-Kreativa, yang sedang saya rancang minggu-minggu ini. Tak terasa kalau tulisan saya dikumpulkan, sekarang sudah ada tiga naskah yang siap cetak. Bagi kawan-kawan yang ingin memberikan pandangan, pendapat dan opininya tentang naskah Total Blogging, silakan kirim e-mail ke sukron.abdilah@gmail.com. Karena naskah ini sebagian besar telah diposting di web komunitas blogger, kompasiana.

Saya akan merasa senang mengirim file PDF-nya kepada kawan-kawan. Ngeblog bagi saya adalah untuk menggali kepuasan eksistensial. Aku ngeblog, maka aku ada. Itulah kesan saya hari ini terhadap bagian dari dunia mayantara ini. Perkara laku-tidaknya buku itu. Saya serahkan kepada pasar pembaca. Hehe…, karena saya menganggap tulisan di blog – meskipun remeh temeh – dapat mengubah dunia ini.

Hmmm, saya jadi berpikir, bagaimana kalau tulisan kawan-kawan juga dikumpulkan. Diedit sendiri, dilay out sendiri, dan dibikin sampulnya oleh diri sendiri. Saya juga akan merasa gembira kalau komunitas blogger memolopori dan menggawangi penerbitan karya anggotanya yang layak dibukukan. Dengan jaringan anggota komunitas, itu akan menjadi kekuatan bagi pemasaran buku.

Teknis pengurusan redaksinya, kan, bisa diatur. Pokoknya, hari ini saya menghimbau penulis kompasiana DO IT YOUR SELF! Sayang rasanya kalau tulisan kawan-kawan yang inspiratif dan mencerahkan hanya terpampang di monitor. Kalau menganggap buku sebagai sesuatu yang konvensional, apa salahnya kalau tulisan kawan-kawan dijadikan e-book saja. Itu akan bermanfaat bagi pembaca di Indonesia.

Sekian dulu ah. Kapan-kapan kita ngobrol lagi tentang penerbitan indie secara lebih mendalam ya.

From “Kamar Sempit” at 16 Juli 2009 pukul 04.30-04-45 WIB.


BAGIKAN

Penulis: verified_user

0 komentar: