14 August 2009

Ayo Berkarya ala Komunitas Blogger

BAGIKAN
Sunan Gunung Djati merupakan Komunitas Blogger Kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati (SGD) Bandung yang sudah bisa diakses mulai 9 Februari 2009 di alamat www.sunangunungdjati.com. Meski tekanannya pada Civitas Akademik UIN SGD Bandung, Sunan Gunung Djati juga diisi para blogger dan jurnalis dalam bingkai Perguruan Tinggi Islam (STAIN, IAIN, UIN).

Bermula dari obrolan senja sekaligus Kopdar (Kopi Darat) dua tahun yang lalu (27 Desember 2007) di Sekretariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah UIN SGD Bandung. Ibn Ghifarie, Sukron Abdilah, Amin R Iskandar, Jajang dan Zarin Givarian terbentuklah Komunitas Blog Sunan Gunung Djati pada layanan blogspot (www.sunangunungdjati.blogspot.com). Kemudian, pasca penetapan Hari Blogger Nasional (27 Oktober 2007) oleh Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Mohammad Nuh saat Pesta Blogger 2007, gelombang ngeblog merasuki dunia kampus. Tak terkecuali kampus UIN SGD Bandung.

Kendati, jauh sebelum maraknya media online, para pegiat dunia Cyber menginginkan ada satu kumpulan blogger UIN SGD saat Chating. Namun, terhalang pelbagai kendala ikhtiar itu diurungkan kembali. Melalui, pertemuan singkat itu terciptalah Sunan Gunung Djati. Nama Sunan Gunung Djati, diusulkan Ibn Ghifarie. Pasalnya, icon UIN Bandung sekaligus membedakan dengan UIN lainya adalah Sunan Gunung Djati. Selain itu, dengan penamaan tersebut, mengingat kebaikan tokoh Wali Songo dalam mensiarkan Islam yang rahmatan lil alamin. Semoga dengan membudayakan menulis di Sunan Gunung Djati dapat memberikan manfaat bagi dirinya dan halayak banyak.

Tak semua dosen, mahasiswa, alumni dan karyawan UIN SGD Bandung akrab dengan blog. Jangankan punya, membaca blog orang saja barangkali belum pernah. Jadi, merupakan langkah maju dan terobosan tak terduga manakala sejumlah civitas akademik UIN SGD Bandung menyatakan diri ingin menjadi bagian dari Sunan Gunung Djati dan bahkan sudah langsung mencurahkan pandangan dan gagasannya.

Adalah sebuah keniscayaan bila civitas akademik ikut ngeblog. Perguruan Tinggi lain tengah menyediakan layanan secara cuma-cuma buat civitasnya, mulai dari email sampai blog. Kehadiran Sunan Gunung Djati yang berada di luar struktur UIN SGD Bandung tak lepas dari pelbagai kendala. Penamaan Sunan Gunung Djati pun sempat menuai protes dari pemangku kebijakan. Ya memang diakui keberadaan Komunitas Blogger ini tak resmi berasal dari kebijakan Kampus UIN SGD Bandung.

Namun, keinginan mentradisikan menulis menjadi kekuatan dalam membangun Sunan Gunung Djati. Pasca perbedaan pendapat tersebut, antara dijalur kampus dan di luar kampus, komunitas ini sempat gonta-ganti rumah. Berganti rumah www.sunangunungdjati.multiply.com dan www.sunangunungdjati.wordpress.com www.blog-uinsgd.blogspot.com pula menjadi aktivitas ngeblog kami. Kini, dengan biaya swadaya dari beberapa pihak terkait, komunitas ini resmi mempunyai domain sendiri dengan nama Sunan Gunung Djati di www.sunangunungdjati.com.

Sunan Gunung Djati merupakan wahana diskusi dan ruang kuliah berisi gagasan mencerahkan, demokratis, konstruktif, dan bertanggung jawab. Pembaca atau pengunjung diajak urun rembug dengan mengomentari setiap artikel yang masuk. Setiap komentar terbaru para pembaca dengan sendiri akan tampil di halaman muka Sunan Gunung Djati. Untuk kegiatan tambahan, komunitas ini juga untuk saat ini sedang mengadakan lomba resensi buku Soliloquy, dengan hadiah yang menarik. Pada saat ramadhan juga, komunitas ini mengadakan berbagai kegiatan seperti buka bareng, bedah buku, obrolan seputar filsafat sehari-hari, sampai isu-isu kebebasan beragama.

Dengan adanya wadah bagi blogger ini, diharapkan tradisi menulis, diskusi, dan penelaahan masalah sehari-hari bisa disikapi secara dewasa. Sebab, ketika seseorang telah terbiasa menulis di sebuah web komunitas akan terjadi apa yang diistilahkan dengan “interaktivitas” antara penulis (blogger) dan pembaca. Disinilah letak kedewasaan tersebut. Kita ngeblog dengan wawasan kita sendiri, dan pembaca mengomentari dengan wawasan yang dimilikinya juga. Maka, akan terjadi apa yang dinamakan dengan sharing pengetahuan. Sehingga blogger dapat terus menjejali wawasannya dengan pengetahuan.

Ayo Ngeblog, Ayo Berkarya.



BAGIKAN

Penulis: verified_user

0 komentar: