1 February 2010

Mengolah Tulisan Kompasianer (Omjay) Jadi Buku

BAGIKAN

Ribuan artikel sejak www.kompasiana.com diluncurkan telah menghiasi dunia maya. Satu di antara kompasianer yang cukup rajin memposting tulisan adalah Omjay. Dan, tentunya dengan tulisan itulah omjay sudah meninggalkan jejak pemikirannya di dunia maya. Sebagai seorang guru TIK, ia patut dihargai oleh siapa saja. Termasuk saya! Karena itulah, beberapa minggu ke belakang saya mengumpulkan tulisan Omjay yang diposting pada kategori edukasi.

Cukup memuaskan, saya mendapatkan sekitar 32 artikel tentang pendidikan yang menurut saya pantas dikumpulkan. Padahal jumlahnya sekitar 100an lebih. Puluhan artikel lainnya, karena saking banyak, tak mampu saya kumpulkan. Alhasil, hanya 32 artikel saja yang saya edit, lay out, dan dikasih sampul.

Tujuannya, selain untuk menghormati jasa Omjay, saya juga memiliki hobi baru: mengumpulkan tulisan blogger untuk koleksi pribadi. Tentunya, blogger yang tulisannya saya kumpulkan adalah orang-orang yang sering saya temui di dunia maya. Ketika searching via raja mesin pencari Google, kiriman note via facebook, atau yang diposting di website www.sunangunungdjati.com.

Sekarang, saya baru tersadar kompasianer memiliki potensi untuk mengumpulkan tulisan menjadi sebuah buku. Ya, kalau penerbit tidak ada yang melirik; minimalnya hasil cetak coba (proofing) buku di pajang di almari untuk memenuhi koleksi perpustakaan di rumah. File dalam format PDF pun tak kalah seru, lho untuk jadi koleksi pribadi.

Ribuan artikel di kompasiana tentunya kalau dapat diakses oleh masyarakat yang masih mengagungkan kultur cetak, itu akan bermanfaat sekali buat bangsa. Selain di dunia maya, pemikiran2 kompasianer dapat dinikmati orang desa yang belum menyentuh komputer dan internet. Kenapa saya sangat suka sekali mengumpulkan tulisan? Ah, tak tahulah. Filosofi hidup saya adalah memberikan manfaat sesuai yang saya mampu lakukan. Hidup di dunia ini tak abadi, kawan!

Asalkan bermanfaat buat orang banyak, saya rela melakukan upaya pengolahan naskah tanpa embel2 ini-itu. Dari mulai penyetingan tampilan buku, covering, bahkan sampai penyuntingan segala. Mungkin, ke depan, kompilasi tulisan itu dapat dimanfaatkan oleh para blogger dan penulis untuk apa saja. Buku, lebih tepatnya, buku2an (karena tidak diterbitkan penerbit mainstream); boleh jadi akan seperti mutiara yang diburu banyak orang. Karena langkanya…hehehe. Dicetak hanya satu eksemplar…hahaha.

Tapi, kalau kompasianer beruntung, bisa mengirimkan naskah tersebut ke sebuah penerbitan. Enak rasanya kalau pas dikirim ke penerbit sudah dalam bentuk siap cetak….! Kalau mereka suka…akan diterbitkan. Kalau mereka tidak suka…terbitin saja sendiri. Kalau tidak memiliki modal, tinggal mencetak dan mengcopinya sesuai kocek anda. Satu eks, dua eks, tiga eks, empat eks, lima eks, dan seterusnya sesuai permintaan (print on demand). Untuk projek pertama kemanusiaan ini, saya mengumpulkan tulisan Omjay secara sukarela. Buku itu saya kasih judul, “Guruku Menggapai Bintang; Catatan Omjay tentang Pendidikan”. Sampul buku tersebut sudah beres…tinggal melakukan editing kebahasaan, koherensi gagasan, dan kontekstualitas dengan realitas kekinian.

Setelah itu, saya akan menyetingnya menggunakan Pagemaker 7.0 dan Adobe Indesign CS 3, sehingga setelah selesai nanti saya kirimkan file dalam format PDF kepada Omjay. Dikarenakan Omjay adalah pencipta karyanya, untuk informasi selanjutnya saya serahkan kepada Omjay. Saya tidak memiliki hak apa pun. Yang pasti kalau saya hendak menggandakan naskah tersebut untuk kepentingan perpustakaan di pelosok desa, tidak akan dituntut. Hehe!

***

NB 1: karena tenaga saya terbatas, kalau tulisan anda di kompasiana hendak dikumpulkan jadi buku kirim via email saya. Dengan senang hati, kalau saya lagi senggang, akan membuat tulisan anda menjadi sebuah buku. Soal harga, tidak masalah. Yang penting saya mendapatkan beberapa eksemplar buku hasil pengolahan naskah anda menjadi buku cetak.

NB 2: saya lebih menyukai tulisan yang dikumpulkan sudah diedit. Setelah itu, saya akan langsung membuat sampul dan melakukan penyetingan naskah sesuai selera saya sendiri. Saya baru tahu, kenapa melakukan hal ini. Karena saya ingin menjadi sang pekerja yang bebas, tanpa terikat siapa pun. Tanpa aturan ini-itu. Tanpa perintah pemilik modal. Untuk kemajuan kompasiana, saya akan berusaha memberikan manfaat buat komunitas ini.

NB 4: kalau naskah anda sudah menjadi buku, saya akan berbagi buku tersebut kepada orang lain untuk kepentingan umum: penyediaan bahan baca bagi perpustakan di pelosok Jawa Barat (baca: www.kampungbelajar.com). Dengan mencetak menggunakan print laser digital. Tidak lebih dari itu…jasa yang saya tawarkan.

NB 5: saya tidak akan mengirimkan naskah kepada penerbit. Untuk kepentingan tersebut, silakan Anda urus sendiri….heheheheehehehehe!

[Akan disambung]

BAGIKAN

Penulis: verified_user

2 komentar:

Wijaya Kusumah said...

terima kasih banyak kang

salaut untuk akang!

salam
Omjay

Sukron Abdilah said...

oke..terima kasih juga kang. mari berkhidmat untuk bangsa.