14 March 2010

Semangat Menulis Siswa/Siswi SMA

BAGIKAN
Seorang Siswi sedang mempresentasikan karya tulisnya
Tanggal 1 Maret lalu, saya diberi kesempatan untuk menjadi juri dalam lomba penulisan karya ilmiah. Wah, senang juga. Sebab, adik-adik saya di Jurusan Bimbingan dan Penyuluhan Islam, Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN SGD Bandung, membuat sesuatu yang baru. Baru, karena peserta lombanya berasal dari siswa/siswi SMA. Selain, presentasinya yang bagus dan bernas. Tulisannya juga terbilang bagus untuk kelas siswa/i SMA. Saya jadi terharu nih….!


Tapi, ada satu yang saya sampaikan ketika menjadi juri pada acara tersebut. Penghargaan sangat perlu diberikan kepada blogger atau penulis, ketika karya mereka menjadi rujukan dalam proses penulisan sebuah karya ilmiah. Saya tidak mau di zaman yang serba mudah ini, mereka menjadi generasi instan. Menulis, hanya mengandalkan kemampuan copy and paste saja. Tanpa menyertakan sumber kutipan, ini akan berbahaya bagi karir mereka di bidang tulis-menulis.

Hmm…, pesertanya cuma 11 orang. Tapi, hari itu, saya mendapatkan pelajaran penting ikhwal semangat siswa/i SMA di bidang tulis menulis. Sembari menunggu kabar pemenang lomba, saya menulis pengalaman ini. Satu lagi yang saya garisbawahi dari 11 peserta lomba tersebut. Seorang siswi menulis tentang perkembangan fisik remaja. Dari mulai bau keringat, jerawat, ketombe, dsb. Uniknya, dia melakukan penelitian dengan cara mewawancarai orang tua dulu, yang kerap menanggulangi persoalan fisik tersebut dengan bahan-bahan yang disediakan alam.

Pada kesempatan itu, saya hehe, bertanya tentang keringat yang sering membuat saya tak nyaman. Jawabannya, hehe, harus rajin menggunakan buah tomat untuk mengurangi minyak yang ada di wajah saya. Sebab, kalau tak segera ditanggulangi, bisa-bisa minyak di wajah saya dapat menggoreng ikan. hehe….wassalam



BAGIKAN

Penulis: verified_user

0 komentar: