7 February 2018

Mari Tumbuhkan Kesadaran Berpendidikan Pada Anak

BAGIKAN
SEORANG ibu seyogyanya membekali diri dengan kesadaran sebagai pendidik anaknya sehingga mereka menjadi anak mandiri, sehat, ulet, bijaksana, dan berpikiran luas. Maka, Indonesia ke depan akan berada di posisi sejajar dengan Negara maju, kalau setiap ibu memiliki kualitas pemahaman sebagai agen pendidikan. Kualitas ibu seperti itu, dapat diperoleh dari berbagai sumber. Misalnya, menghadiri seminar tentang anak dan pendidikan, workshop, dan pelatihan. Kemudian mengakses informasi dari internet, buku, majalah, Koran, dan media lainnya. Dengan begini, wawasan luas tentang dunia anak dapat dijadikan acuan menggenjot mereka untuk terus belajar.

Tidak ada kesenjangan mengakses pengetahuan seputar dunia anak. Setiap orang dapat dengan mudah memperoleh informasi yang disediakan media. Maka, diharapkan ke depan, pihak pemerintah memerhatikan kesadaran dan pemahaman ibu dalam mendidik anak-anaknya. Ini dilakukan agar tercipta generasi yang dapat memajukan Indonesia. Dan, untuk mewujudkannya kita harus bekerja sama (baca: pemerintah, LSM, lembaga pendidikan, masyarakat) memberikan pemahaman kepada ibu-ibu dalam mendidik anak. Ibu sejati mampu membimbing anak-anaknya memaknai hidup, ibarat matahari yang menyinari tanpa berharap menerima kembali.

Seorang anak diarahkan agar termotivasi mengenyam pendidikan guna meraih cita-cita. Selain itu, seorang ibu juga seyogyanya menjaga kesehatan fisik anak dengan memberikan makanan yang bergizi. Wawasan seputar kesehatan dan perkembangan jiwa anak merupakan kewajiban seorang ibu. Kalau betul, kasih ibu sepanjang hayat dan “al-ummu madrasatun”; maka fungsi ibu dalam mendukung kemajuan bangsa ini mesti diberikan porsi di dunia pendidikan. Tanpa kepedulian atas kualitas pendidikan, kualitas bangsa di masa depan juga bakal terpuruk.

Negara-negara yang tergolong maju, begitu menekankan pentingnya kualitas pendidikan. Negeri Jepang, misalnya, meletakkan kepercayaan pada kualitas pendidikan yang didukung para ibu dan pemerintahan. Setiap anak di Jepang diberikan pendidikan dan bimbingan yang tak mematikan kreativitas. Hal ini dilakukan setelah Nagasaki dan Hirosima dibombardir Amerika Serikat. Bangsa Jepang sadar, bahwa kemajuan negaranya terletak di pundak generasi muda, yang saat itu hanya menyisakan anak-anak. Dan, kerja keras mereka mendidik anak dapat dirasakan setelah puluhan tahun.

Jadi, betul rasanya kalau disimpulkan anak merupakan investasi berharga bagi rancang bangunan sebuah Negara. Kemajuan dan kemunduran terletak pada kualitas pendidikan yang diberikan saat ini oleh lembaga pendidikan dan lingkungan keluarga. Semoga kita menyadari peran mendidik dan membimbing anak-anak agar mampu menjalani kehidupan masa depan yang penuh kompleksitas.

BAGIKAN

Penulis: verified_user